Ribuan Rider Taklukkan Jalur Lawu, Magetan Kian Kokoh sebagai Magnet Sport Tourism

  • 2026-02-09T11:39:25
Ribuan Rider Taklukkan Jalur Lawu, Magetan Kian Kokoh sebagai Magnet Sport Tourism

Sahabat Prokopim,

Atmosfer lereng Gunung Lawu dipenuhi semangat dan deru roda sepeda gunung. Sebanyak 2.100 rider dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Jambore MTB Indonesia seri keempat bertajuk MT. Lawu Series yang digelar Minggu (8/2/2026).

Ajang berskala nasional ini kembali mengukuhkan Kabupaten Magetan sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism di Jawa Timur. Peserta datang dari berbagai pulau, mulai Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali. Mereka menantang diri menyusuri lintasan sepanjang 25 kilometer yang memadukan trek turunan ekstrem dengan suguhan panorama pegunungan Lawu yang mempesona.

Owner First One Jersey Factory sekaligus panitia jambore, Agus Supriyadi, menyebut Magetan memiliki keunggulan trek yang jarang dimiliki daerah lain. Selain menantang, jalurnya juga terintegrasi dengan kawasan wisata populer.

“Setiap seri jambore selalu kami gelar di daerah yang punya daya tarik wisata. Magetan punya trek istimewa dan ikon Sarangan yang sudah dikenal luas. Event ini sekaligus menjadi sarana promosi daerah,” jelasnya.

Sebelumnya, Jambore MTB Indonesia telah digelar di Lautan Pasir Bromo, Kawah Ijen, dan Kota Wisata Batu. Magetan menjadi lokasi seri keempat dengan karakter jalur yang didominasi turunan.

Rute dimulai dari Cemoro Sewu, kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah di kaki Gunung Lawu. Sekitar 80 persen lintasan berupa jalur menurun yang memacu adrenalin. Peserta melintasi Kampung Susu Singolangu, Telaga Sarangan, hingga garis finis di Kebun Refugia yang menjadi penutup perjalanan.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri yang secara langsung melepas peserta, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Magetan sebagai tuan rumah.

“Kami bangga Magetan dipercaya menjadi lokasi berkumpulnya pecinta MTB dari seluruh Indonesia. Ini bukti bahwa Magetan tidak hanya indah, tetapi juga siap menjadi tuan rumah event olahraga ekstrem,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Bunda Nanik itu juga mengajak para rider menjadi duta wisata dengan membagikan pengalaman mereka selama menjajal jalur Lawu–Sarangan.

(Prokopim/edh/be/adm)

Cari Produk Hukum