Pemerintah Kabupaten Magetan Puji Peran Ponpes Darul Ulum dalam Penguatan SDM dan Pembangunan Karakter
- 2026-02-20T10:54:42
Sahabat Prokopim,
Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi pondok pesantren dalam menjaga khazanah keilmuan Islam sekaligus membangun karakter masyarakat yang religius. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat dalam acara Pengajian Haflah Akhirussanah Ponpes Darul Ulum, Desa Poncol, Kecamatan Poncol, Jumat (13/2/2026).
Wakil Bupati Magetan yang hadir dalam acara tersebut menyatakan rasa bangganya atas perkembangan pesat Pondok Pesantren Darul Ulum dari tahun ke tahun. Menurutnya, visi pesantren sangat sejalan dengan program pemerintah daerah.
“Dalam setiap tahun Pondok Darul Ulum mengalami peningkatan yang luar biasa. Kami turut bangga dan bahagia karena peran Ponpes Darul Ulum sinkron dengan salah satu misi Pemerintah Kabupaten Magetan untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM),” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.
Selain membahas pendidikan, Wakil Bupati juga menitipkan pesan penting kepada para wali santri terkait penggunaan teknologi. Beliau menyoroti hasil screening kesehatan mata siswa di wilayah Plaosan yang menunjukkan angka mengkhawatirkan.
Banyak siswa ditemukan mengalami mata minus, bahkan ada yang mencapai minus 18. Hal ini disinyalir kuat akibat penggunaan handphone yang tidak terkontrol.
Beliau meminta orang tua dan pihak pesantren untuk lebih ketat mengawasi durasi penggunaan perangkat digital pada anak-anak.
Selanjutnya, Wakil Bupati mensosialisasikan kebijakan terbaru Bupati Magetan mengenai Gerakan Milah Sampah dari Rumah. Mengingat sampah merupakan masalah krusial bagi masa depan, skema pemilahan mulai diberlakukan dengan aturan warna kantong, sampah organik menggunakan kantong warna hitam, dan sampah anorganik menggunakan kantong selain warna hitam.
Pemerintah berharap pondok pesantren dapat menjadi agen perubahan sekaligus pelopor dalam gerakan pilah sampah ini di tingkat masyarakat.
Acara puncak ditutup dengan penyampaian Mauidhoh Hasanah oleh tokoh ulama ternama, Kyai Haji Rojih Ubab Maimoen dari Rembang, Jawa Tengah, yang memberikan bekal spiritual bagi para santri dan jamaah yang hadir.
(Prokopim/gtm)
