Pemkab Magetan Bahas Pengembangan Sirkuit Suryo, Potensi Besar Dongkrak Ekonomi Daerah
- 2026-03-30T14:06:44
Sahabat Prokopim,
Pemerintah Kabupaten Magetan terus mematangkan pengembangan Sirkuit Suryo sebagai venue balap berstandar nasional. Hal ini dibahas dalam audiensi bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur dan IMI Magetan yang digelar di ruang rapat Bupati, Senin (30/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pengurus IMI Jatim, Kiagus Firdaus, menekankan pentingnya pelibatan IMI dalam setiap tahapan pembangunan lanjutan sirkuit. Ia menyampaikan sejumlah evaluasi, mulai dari kebutuhan pelebaran paddock karena kapasitas 14 unit saat ini dinilai belum mencukupi, hingga rencana pembangunan gapura pintu selatan.
Selain itu, IMI juga memprioritaskan pengaspalan final lintasan sesuai standar sirkuit dengan estimasi anggaran dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Jatim sekitar Rp10 miliar. Jika tahap ini rampung, Sirkuit Suryo dinyatakan siap untuk menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Tak hanya itu, pembangunan fasilitas pendukung seperti command center dua lantai untuk official juga menjadi bagian dari pengembangan ke depan.
Dari sisi pengelolaan, IMI mengusulkan agar sirkuit dikelola oleh pihak ketiga berbadan hukum yang profesional, sehingga penyelenggaraan event dapat lebih optimal. Skema ini juga membuka peluang pemasukan daerah melalui penyewaan lintasan untuk latihan berbayar maupun kerja sama dengan tim balap.
Sementara itu, Ketua IMI Magetan, Risto Vialle, menambahkan bahwa gelaran sebelumnya masih berskala Kejurprov. Untuk naik ke level Kejurnas, diperlukan sejumlah peningkatan, seperti penambahan paddock, perbaikan titik aspal yang amblas, serta penyediaan tribun portabel yang fleksibel.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Magetan menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pembangunan dengan melibatkan IMI secara aktif, khususnya dalam aspek teknis agar sesuai standar nasional. Selain itu, proses legalitas lahan juga akan segera diselesaikan.
Terkait pengelolaan oleh pihak ketiga, Pemkab akan mengkaji lebih lanjut bersama OPD terkait, dengan mempertimbangkan skema kerja sama yang tetap memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagaimana disampaikan oleh BPKPD.
Lebih dari sekadar sarana olahraga, keberadaan Sirkuit Suryo ini dinilai memiliki potensi pasar yang sangat besar di Kabupaten Magetan. Kehadiran berbagai event balap diyakini mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal, mulai dari UMKM, pariwisata, hingga jasa pendukung lainnya.
Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala OPD terkait, pembalap internasional asal Magetan Adenanta beserta orang tua, pengurus IMI Jatim dan Ketua IMI Magetan.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan stakeholder, Sirkuit Suryo diharapkan segera naik kelas menjadi tuan rumah berbagai event balap bergengsi tingkat nasional bahkan internasional.
(Prokopim/edh/KD1)
