Kerja Bakti Rutin, Bupati dan Wabup Magetan Tinjau Langsung Penanganan Drainase
- 2026-04-14T09:35:19
Sahabat Prokopim,
Bupati dan Wakil Bupati Magetan kembali melaksanakan kegiatan rutin mingguan berupa monitoring kerja bakti dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI. Kegiatan kali ini dipusatkan di saluran air Jalan Mayjen Sungkono, Jumat (10/04/2026), yang selama ini kerap menjadi titik rawan banjir akibat luapan air.
Bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan, kegiatan gotong royong dilakukan dengan penuh semangat. Mereka turun langsung membersihkan selokan, saluran air, serta tumpukan sampah yang masih banyak ditemukan menyumbat aliran drainase.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kondisi banjir yang telah terjadi beberapa waktu lalu.
“Magetan sudah dua kali dilanda banjir. Kerja bakti ini menjadi langkah nyata untuk menangani persoalan drainase yang ada. Dari hasil monitoring, ternyata masih banyak saluran yang tidak berfungsi dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama banjir adalah sistem pembuangan air yang tidak sesuai.
“Masih banyak bangunan rumah tangga maupun pelaku usaha yang membuang air hujan tidak ke drainase induk, melainkan langsung ke jalan. Hal inilah yang akhirnya memicu terjadinya genangan hingga banjir,” jelasnya.
Tak hanya itu, Bupati juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menilai masih diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.
“Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi pekerjaan bersama, dan edukasi harus terus dilakukan,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir di Kabupaten Magetan.
(Prokopim/edh/be/KD1)
