Komitmen Kuat Bupati Magetan Berbuah Manis, Pemkab Sabet Penghargaan ADINKES Award 2026 dalam Pengendalian AIDS, TBC dan Malaria
- 2026-11-04T08:22:58
Sahabat Prokopim,
Langkah nyata dan komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam bidang kesehatan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kabupaten Magetan sukses dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan ATM (AIDS, Tuberculosis, Malaria) Award 2026 dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES). Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung, Selasa (3/11/2026).
Apresiasi ini diberikan atas komitmen Ibu Bupati Magetan, Bunda Nanik, dalam pencegahan dan penanggulangan AIDS, TBC, dan malaria yang diwujudkan melalui penetapan kebijakan strategis, penganggaran secara berkesinambungan, penggerakan lintas sektor serta kolaborasi yang kuat dalam penanggulangan penyakit tersebut.
Meski demikian, di balik prestasi membanggakan ini, Pemkab Magetan tetap memandang penanggulangan penyakit menular sebagai tantangan yang harus diselesaikan bersama. Hingga tahun 2026, tercatat masih terjadi penularan AIDS, TBC, serta kasus malaria impor di tengah masyarakat.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, jumlah penemuan kasus menunjukkan kenaikan sebesar 12%, dari 965 kasus pada tahun 2025 menjadi 1.080 kasus hingga Oktober 2026. Menariknya, kenaikan angka ini justru merefleksikan keberhasilan upaya intensif pemerintah dalam menemukan kasus secara proaktif melalui skrining, tracing, kolaborasi program, serta dukungan lintas sektor.
Kasus AIDS sendiri mayoritas ditemukan pada populasi berisiko dan populasi kunci, sementara untuk kasus TBC, sebanyak 51% menyerang kelompok umur 42–71 tahun yang berada pada usia produktif.
Guna menekan laju penularan, Pemkab Magetan terus menggencarkan strategi skrining dan tracing TBC secara masif.
Langkah ini dilakukan lewat kolaborasi lintas program seperti CKG, penanggulangan stunting, diabetes melitus (DM), dan hipertensi serta memaksimalkan seluruh modalitas kesehatan yang dimiliki Magetan, mulai dari X-ray portable, NPOCt, hingga TCM.
Kendati demikian, tantangan di lapangan masih ada, di antaranya belum semua kasus TBC berhasil ditemukan dan diobati, belum seluruh kontak serumah dan kontak erat terjangkau oleh tracing, serta belum semua pengidap TBC laten menjalani Terapi Pencegahan TBC (TPT).
Dengan diraihnya ATM Award 2026 ini, Pemkab Magetan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, menutup celah penularan, serta mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh demi masyarakat Magetan yang lebih sehat dan produktif.
Selain itu, BAZNAS Magetan juga turut menerima penghargaan ATM Award atas kontribusinya dalam mendukung program percepatan pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.
(Prokopim/gtm)
